Saat ini memang dituntut memiliki skil tingkat dewa untuk menjadi blogger profesional . Itu pendapat Saya. Soalnya, di jaman era digital sekarang ini, seorang blogger bukan hanya dituntut untuk bisa menulis. Tapi dituntut juga untuk bisa menjadi influencer. Kalau dibilang enak juga enggak, dibilang susah juga enggak. Pada dasarnya kalau semua itu berawal dari rasa suka, mau seberat apapun rasanya pasti akan dihadapi dan dikerjakan dengan senang.

Well, disini, Saya mau sedikit menceritakan pekerjaan blogger yang orang bilang “kerja tapi kayak nggak kerja”. Sebetulnya Saya sudah pengen cerita dari dulu, namun untuk memulai menulis saya takut kalau jadi bahan gunjingan. Ehehehehe, padahal siapalah Saya? Masih newbie begini, nggak ada yang kenal sama Saya. Uda PeDe aja ada yang ngegunjingin.

Penasaran dengan profesi Blogger

Nah, beberapa waktu yang lalu, setelah Saya menyelesaikan sebuah tulisan, teman Saya menghubungi unfuk meetup ke sebuah Cafe di solo (yang ternyata itu sejenis coworking space). Saya kira, meetup ini cuma sekadar hahahihihi untuk melepas kerinduan kita dan mengobrol kilas balik soal masa-masa SMP. Ternyata setelah bertemu, nggak sampai disitu saja, teman saya (yang kebetulan bekerja sebagai seorang accounting) banyak menanyakan hal tentang pekerjaan saya ini, yaitu menjadi blogger. Dia tertarik untuk menjadi seorang blogger, setelah rutin melihat updatean Saya di sosial media.

Katanya sih karena pekerjaan blogger itu enak. Dapat produk berbagai macam, cuma nulis doang dan dapat duit banyak, sering dateng ke acara-acara keren, ketemu sama public figur dan orang-orang terkenal. Gambaran sekilas dari sudut pandang teman saya ini membuat Saya ketawa lepas. Itu baru dari teman Saya. Gimana kalau orang-orang awam lainnya menilai ?

Nyatanya, dukanya seorang blogger, hampir nggak pernah tersampaikan bahkan terdengar oleh orang-orang awam termasuk teman Saya salah satunya. Serba dilema. Mau diceritain tapi ntar mereka nggak percaya, kalau nggak diceritain dinyinyirin abis-abisan.

menjadi blogger profesional amalia
paxel

Menjadi blogger ? Hmmm…

Setelah ngobrol panjang lebar dengan teman lama, diperjalanan pulang, Saya terpikirkan untuk membuat sedikit ulasan atau gambaran perihal menjadi blogger profesional. Karena memang harus diceritakan ke masyarakat umum. Supaya mereka ada gambaran sedikit aja soal pekerjaan seorang blogger. Mungkin masyarakat yang biasanya berpikir dengan pola lama (biasanya para orang tua) menganggap pekerjaan seorang blogger tidak ada prestisnya. Tapi, dimata generasi milenial, pekerjaan seorang blogger adalah mimpi bahkan cita-cita mereka semenjak kecil.

Kok bisa ada perbedaan gitu ? Yaaa, secara orang tua jaman dahulu memandang pekerjaan tetap dan prestis itu memiliki atribut seragam, kantor tetap, jabatan, gaji tetap dan pensiunan yang tetap. Sedangkan generasi milenial yang terlahir di era digital, menginginkan segala sesuatu bergerak dengan cepat. Kalau bisa bekerja sambil santai ngopi atau dipantai kenapa tidak ? Plus minusnya pasti ada, tapi, balik lagi ke diri kita sendiri, mana yang terbaik adalah mana yang kita pilih.

Kilas balik menjadi Blogger

Saya mau cerita sedikit soal sepak terjang saya menjadi blogger. Tahun 2009, Saya resmi mendaftarkan akun yahoo ke blogger.com Di tahun 2010, Saya baru pertama kali menggunakan blogger. Saya sudah ikut komunitas Blogger Bengawan Solo yang digawangi oleh Pak Blontank Poer. Beliau yang sering berbagi soal dunia blog dan kopi darat.

Target pasar blog Saya dulu bukan soal hasil berapa yang berkunjung ke blog untuk mendapatkan jumlah pengunjung atau uang dari google adsense. Tapi, seberapa menariknya foto yang ada pada blog Saya. Soal tulisan pun tidak ada spesialnya kalau dibaca. Meskipun tulisan Saya cuma 300 kata dikala itu, tapi mampu memberikan slentingan-slentingan kecil kepada pembaca yang membuat mereka terinspirasi (kata orang-orang yang pernah membaca blog saya dahulu).

Dari sini, saya mulai mencari kiblat blog saya ada dimana. Ternyata kalau di Indonesia saya menemukan blog kepunyaan diana rikasari, clara devi, dian pelangi dan sonia eryka. Mereka semua kiblatnya fashion blogger yang hasil fotonya bercerita. Apalah saya yang tidak punya gaya adibusana. Akhirnya, setelah browsing hampir satu mingguan, ketemu juga dengan blog spesialis lifestyle kepunyaan orang luar yang menjadi ciri khas blog Saya.

menjadi blogger profesional amalia lya
paxel

Kenapa menjadi Blogger ?

Merasa ada udara segar diluar sana, Saya ikutin blog kepunyaan orang luar. Hasilnya ? Banyak sekali tawaran menulis di blog dengan penghasilan dolar yang dibayar lewat paypal. Lumayan banget bisa nambah uang jajan kuliah zaman dulu. Lambat laun, saya mengakhiri ngeblog karena fokus kuliah-kkn-skripsi. Blog terbengkalai otomatis.

Tahun 2015, blog rupanya beralih dengan akun gmail. Sedih banget! Karena blog yang saya bikin masih memakai yahoo. Tanya kesana kemari hasilnya nihil! Nggak bisa login sama sekali. Mau nggak mau direlakan aja… dan wake up! bikin blog baru. Mulai belajar lagi dari awal. Rajin ngisi blognya, kebanyakan curhat sejenis diary nggak papa, asal latihan rutin menulis untuk isi blog terlebih dahulu (pemanasan).

Tapi semenjak pindah Jakarta ikut suami (sebelum punya rumah di pinggiran perbatasan Jakarta-Bekasi) mulai memperhatikan isi konten untuk blog Saya ini. Ikut beberapa komunitas yang menambah ilmu soal perbloggeran, tawaran job dari agency yang membuat skill blogger terasah dan akhirnya membuat pikiran Saya terbuka bahwa jalan menjadi blogger bisa jadi “pekerjaan” tetap saya.

Satu persatu mulai terlihat titik terangnya. Berawal dari “nggak dibayar” alias cuma-cuma buat nulis di blog, sampai dibayar yang bikin rekening gemuk, alhamdulillah, semuanya Saya syukuri. Mau orang lain banyak job, sedangkan saya cuma sedikit job, Saya nggak pernah ngoyo bahkan iri. Percaya aja, rejeki itu sudah ada yang mengatur. Kalau terlalu serakah, jadinya malah nggak berkah.

Nah, dari singkat cerita Saya, bisa ditarik kesimpulan kan, kenapa saya memilih menjadi seorang blogger.

menjadi blog profesional amalia lya amalia
paxel

Bagaimana orang mengenal blog kita ?

Ini poin paling penting atau bisa dibilang senjatanya menjadi blogger profesional. Disini, akan saya jabarkan versi Saya langkah – langkah orang mengenal blog kita. Yaitu bisa dengan dua cara : cara gratis atau Premium (berbayar). Caranya bagaimana, bisa disimak nih!

  • Cara Gratis :

Blogwalking

Blogwalking sendiri adalah senjata utama para blogger – blogger. Cara sederhana ini mewajibkan kita sebagai seorang blogger harus rajin mengunjungi situs blog orang lain dan meninggalkan komen pada artikel blog tanpa harus meninggalkan link hidup, supaya tidak dianggap spam. Yakin, deh! sekali kamu rajin blogwalking setiap harinya, blog kamu akan meningkat nilai Domain Authoritynya.

Share di Sosial Media

SIapa sih yang gak punya sosial media di jaman now ? Pasti punya donk! Gunakan kekuatan share blog kalian di sosial media hanya satu kali klik. Otomatis, orang-orang yang disekitar kamu atau orang lain yang “kebetulan” stalker sosial media kamu, akan melihat isi blog kamu.

Bergabung di komunitas

Cara yang paling mudah dan sederhana disini adalah bergabung di komunitas blogger. Biasanya, para komunitas ini memberikan kelonggaran kepada para blogger untuk bekerja sama untuk mengunjungi dari blog satu ke blog yang lain. Selain bisa menambah trafik pengunjung di blog, kita juga bisa menambah jejaring pertemanan dan silaturahmi. Makin double-double kan manfaatnya.

  • Cara Premium (Berbayar)

Google adsense

Kalian bisa mendaftarkan situs blog pada halaman google adsense untuk mempromosikan blog kamu. Cuma tinggal daftar dengan email, atur semua kebutuhan yang kamu inginkan untuk beriklan lewat google adsense.

Iklan umum

Cara lama tapi nggak pernah tertandingi memang dengan beriklan. Jika kalian mempunyai anggaran untuk mempromosikan blog di media masa baik koran, radio bahkan televisi, tidak dipungkiri lagi kalau blog kamu akan dikenal oleh kalayak umum.

Nah, beberapa hal sederhana yang sebenarnya bisa kalian lakukan untuk menjadi blogger profesional. Kunci utama menjadi blogger sebenarnya adalah dengan rajin mengisi tulisan di blog yang sering di cari orang awam pada umumnya. Namun, buat yang kadang mentok dengan ide menulis apa, blog bisa di isi dengan tulisan puisi, lirik lagu, atau foto-foto kalian.

Semoga kalian tetap termotivasi untuk ngeblog sekarang atau di kemudian hari.

26 thoughts on “Cara menjadi blogger profesional di era digital”

  1. Saya kadang-kadang pengen menggambarkan kepada orang lain bahwa bisa mandiri juga dengan jadi blogger sekaligus influencer tapi ternyata pikiran orang bisa ke “banyak duit” hihihi.

    BTW ternyata setelah berkomunitas banyak menemukan yang sama dengan kita ini ya cara ngeblognya, memang kudu berkomunitas ya 🙂

  2. kalau mba sempat ninggalin blog karena skripsi. Justru dulu saya rajin curhat di blog pas jaman skripsi hehehe. Pelan-pelan coba aktif lagi di blog dan ikutan list blogwalking biar bisa kenal sama blogger lainnya

  3. Nggak nyangka dulu bikin blog cuma buat curhat, sekarang mulai menghasilkan sesuatu. Membuat konten yang bermanfaat untuk dibagikan, dan dibaca banyak orang. Gabung di komunitas Blogget, mau nggak mau tambah wawasan, ilmu teman dan tambah rezelki ya mvk

  4. Jadi ingat awal-awal ngeblog, isinya lebih banyak fotonya daripada tulisan. Sekarang kalau baca-baca lagi postingan lama, jadi gemes mau memperbaiki dan nambahi tulisan, tapi belum banyak yang terealisasi juga. Udah lupa momennya hehehe

  5. Aku dari tahun 2012 udah pakai akun gmail, tapi ya gitu aja ngeblog nya kalo lagi sempat karena masih kerja. Trus resign, dan serius menekuni blog saat udah TLD tahun 2015. Alhamdulillah dari tahun awal ngeblog, jadi punya banyak kenalan baru, jadi akrab, nambah pengalaman juga, duit apalagi, hihii

  6. Saat pertama ngeblog saya gak paham kalau tulisan kita harus di share ke medsos, saya sempat malu karena nggak pede dengan kualitas tulisan saya. Tapi sekarang udah sadar sih kalau enggak di share ke orang lain trus siapa yang mau baca blog saya, hehehe. Mencerahkan sekali mbak postingannya terutama untuk blogger newbe nih

  7. Tipsnya oke banget. Ngeblog dan jadi blogger pro bisa jadi pilihan ya apalagi saat #dirumahaja seperti sekarang. Gak perlu keluar rumah utk dapat penghasilan

  8. jadi blogger sungguh membahagiakan ya 🙂
    aku udah 10 tahun lebih aku ngeblog. mau pensiun, temen2 bilang sayang. maklum, udah berumur dan lebih banyak fokus pada keluarga. udah merasa cukup dapat banyak pengalaman (dan hadiah) dari ngeblog. udah mulai merasa jenuh juga ahaha.

    sempet ngelola sampe 6 blog. 2 ditutup. skr 1 balik ke gratisan. 1 nganggur. sisa 2 blog masih pake domain berbayar 😀
    yg balik ke domain gratisan adalah blog utama tentang parenting. krna udah ga nulis parenting lagi sejak 3 boyz gede. sama buat jaga2 kalo sewaktu2 meninggal, blog ga ilang (karena ga ada yg bisa maintenance blog di keluarga).

  9. so far yg paling banyak aku lakuin supaya blog dikenal org, dgn cara BW :D. Tapi sejujurnya sampe skr aku belum ada niat untuk menjadi blogger profesional yang mencari duit dari blog. masih kepengin nulis untuk berbagi aja.. Belum dimonetisasi :D. tapi ntahlah kalo sudah mulai efektif resign nanti mba… mungkin untuk mengisi waktu aku bakal serius di blog 😀

  10. Nasib kita sama dg blog yang lama. Dulu saya awal ngeblog juga daftar pakai yahoo. Eh, setelah blog bener-bener menggunakan akun google, gak bisa login lagi deh itu blog lama. Dan ya, sampai sekarang, blog lama itu lenyap tak terselematkan. Asliii sedih banget. :(((

    Dan yang terpenting sekarang semangat terus ngeblog, biar makin berkah dan dapat penghasilan. Oyeee…

  11. Waah…memang beda yaa…kalau tulisan blogger yang sudah lama menggeluti dunia blogger, emm…flying watch nya uda tinggi niih…
    Mau doonk kak…tips menulis blog yang asik dibaca kaya gini…selain jam terbang, tentunya, hihii..
    Penasaran bikin kerangkanya dulu atau langsung nulis aja?

  12. Wah bisa belajar banyak nih dari mak suhu blogger keren. 10tahun ngeblog pasti banyak pengalaman. Saya nih belum pernah makai adsense, pengunjungnya juga masih seuprit. 😆

  13. Wah samaan nih mba bikin blognya 2009. Terus sempet vakum tapi akhirnya nulis lagi gara-gara gabung komunitas. Kalau aku jadi blogger karena passionnya dulu pengen kayak Raditya Dika. Kiblatku ke beliau banget karena aku ingin menulis cerita yang bikin orang ketawa dan ketagihan baca blogku. Hehe.

  14. Konon iklan di.fb lumayan ya mba efeknya. Belum pernah nyoba sih mba. Hehe. Dan aku keknya males banget masang adsense. Lbh suka terima job ala kadarnya sj. Ketauan banget newbie.haha

  15. wah keren mba sejak 2010 yah bahkan udah dapat bayaran dollar, aku justru baru memulai di tahun 2015 hingga kini..tadinya ga kefikiran blog itu menghasilkan alhamdulilah bisa jadi hobi yang menghasilkan buatku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *